PENGEMBANGAN KARTU KUARTET SEBAGAI MEDIA INFORMASI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN PADA SISWA

Authors

  • Dinda Anggraini universitas jambi.FKIP.BIMBINGAN DAN KONSELING
  • KA Rahman
  • Muhammad Zulfikar

DOI:

https://doi.org/10.64998/jcs.v2i1.13

Keywords:

kartu kuartet, perundungan, media pembelajaran, sekolah dasar, pengembangan

Abstract

Perundungan di sekolah menjadi masalah serius yang mempengaruhi perkembangan emosional, sosial, dan akademik siswa. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang dapat memberikan informasi secara menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan kartu kuartet yang berfungsi sebagai sarana pencegahan perundungan. Media ini dilengkapi dengan ilustrasi 3D yang menarik dan panduan penggunaan yang mudah dipahami, sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang menyenangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Proses penelitian dimulai dengan analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli materi dan media, uji coba terbatas, dan evaluasi produk. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini layak digunakan, dengan skor kelayakan 93% dari ahli materi dan 88,75% dari ahli media. Uji coba menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 97% dan antusiasme yang tinggi. Oleh karena itu, kartu kuartet ini dapat digunakan sebagai media edukasi alternatif untuk pencegahan perundungan di sekolah dasar

References

Atmojo, B., & Wardaningsih, S. (2019). Peran Guru Dalam Mencegah Perilaku Bullying. Bahmada: Journal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan (E- Journal) 10(2):1.

Batubara, Husein. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Fatawa Publishing.

Danangjaya, Dalu. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Kartu Kwartet Makanan Bergizi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Peserta Didik Slow Learner Di Sekolah Menengah Pertama Inklusi. Tesis: Program Magister, Universitas Negeri Yogyakarta.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2022). Data kasus bullying di lingkungan sekolah tahun 2022.

Lisnawati, Rohmayani, S., Masdi, M & Sumargono. (2019). Kartu Kuartet Boelang (Boedaya Lampung) sebagai media edukasi budaya lokal di SMPN Bandar lampung. HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 7(2), 243–253.

Pratama, R. A., & Saregar, A. (2019). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Scaffolding Untuk Melatih Pemahaman Konsep. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 2(1), 84–97.

Puspitasari, M. (2021). Profesionalisme Guru BK dalam Melaksanakan Layanan Informasi. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(3), 101–109.

Sapitri, Ayu. W. (2020). Cegah dan Stop Bullying Sejak Dini. Guepedia.

Sahputri, Ayu K. (2024). Pengembangan Monobiling Karier dalam Menuingkatkan Pemahaman Ragam Profesi untuk Peserta Didik di SMP N 7 Muaro Jambi. Tesis (S1). Universitas Jambi.

Sari, A. (2020). Kebutuhan Siswa terhadap Layanan Informasi BK. Jurnal Konseling Pendidikan, 4(1), 22–30.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Dan Pengembangan R&D. Bandung:Alfabeta.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Thahir, Andi. (2022). Psikologi perkembangan: Memahami pertumbuhan dan perkembangan manusia dari fase prenatal sampai akhir kehidupan dengan dilengkapi teori-teori perkembangan. Yogyakarta: Pustaka Referensi.

UPTD-PPA Provinsi Jambi. (2024). Data kasus kekerasan terhadap anak di Provinsi Jambi tahun 2017–2024. Jambi: UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Jambi

Wahidin. (2025). Pengembangan Media Pembelajaran Visual Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa. Jurnal Ilmiah Edukatif, 11(01), 285-295.

Downloads

Published

2026-03-07

Issue

Section

Articles